Saturday, November 16, 2019

MEDIA PEMBELAJARAN: Pengertian, Fungsi, dan Urgensinya bagi Anak Milenial

Generasi  yang tumbuh  dan  berkembang pada zaman  yang  berbeda cenderung memiliki gaya hidup, karakter, dan kesukaan belajar (learning preference)  yang  berbeda  pula  (Yaumi, 2018).  Dalam  perspektif perkembangan generasi, para ilmuan membagi generasi ke dalam lima kelompok generasi, yaitu (1) generasi Baby Boomer yang ditandai dengan masa kelahiran antara 1946-1964; (2) generasi X antara 1965-1980; (3) generasi Y antara 1981-1994; (4) generasi Z yang lahir antara 1995-2010; dan (5) generasi  Alpha yang lahir antara tahun 2011-2025 (Wibawanto, 2016).
Generasi baby boomer dalam hubungannya dengan belajar dan penggunaan media dan teknologi tidak terlalu suka. Belajar cenderung menguasai  konten  dengan  sangat  baik  dan  mengambil  keputusadengan sangat matang, namun terkesan kolot, bersikap tegas, dan konsisten (Yaumi, 2014).  Generasi X cenderung lebih toleran, menerima berbagai perbedaan yang ada. Generasi ini mulai mengenal dengan teknologi komputer dan menggunakan sering bekerja dengan menggunakan teknologi baru. Walaupun demikian, generasi ini cenderung belajar dengan menguasai konten keilmuan dan  dapat  mengambil  keputusan  dengan  matang  seperti  diajarkan  oleh generasi baby boomer (Sutanto, Darsono, & Wijaya, 2016)
Selanjutnya, generasi Y sangat mahir dalam menggunakan komputer dan senang dengan videogames, gadget, smartphones dan semacamnya. Oleh karena itu, generasi ini sangat mudah mendapatkan informasi dari berbagai sumber.   Generasi ini juga biasa disebut dengan generasi millennial karena memiliki  pola  pikir  dan  karakter  yanpenuh  ide-ide  visioner  &  inovatif dengan tingkat penguasaan IPTEK yang sangat baik (Putra, 2017). Selain itu, terdapat pula generasi Z yang merupakan peralihan dari Generasi Y yang juga sangat piawai dalam menggunakan teknologi yang semakin berkembang. Pola pikir mereka cenderung serba ingin instan, tidak terlalu senang dengan penyajian konten yang terlalu banyak sehingga penggunaan mesin pencari Google  sangat  digandrungi  untuk  mengakses  berbagai  informasi  (Yaumi,)


MAKALAH LENGKAP KLIK DI SINI



2015).

Teknologi pendidikan


Loncat ke navigasiLoncat ke pencarian
Teknologi Pendidikan adalah studi dan etika praktik untuk memfasilitasi dan meningkatkan kinerja BELAJAR. Studi dan etika praktik tersebut dapat melalui penciptaan, penggunaan, pengaturan proses, dan sumber daya teknologi.
Teknologi Pendidikan merupakan perpaduan dari unsur manusia, mesin, ide, prosedur, dan pengelolaannya. Teknologi Pendidikan bersifat abstrak. Dalam hal ini Teknologi Pendidikan bisa dipahami sebagai sesuatu proses yang kompleks, dan terpadu yang melibatkan orang, prosedur, ide, peralatan, dan organisasi untuk menganalisis masalah, mencari jalan untuk mengatasi permasalahan, melaksanakan, menilai, p mengelola pemecahan masalah yang mencakup semua aspek belajar manusia.
Teknologi Pendidikan juga merupakan suatu cara yang sistematis dalam mendesain, melaksanakan, dan mengealuasi proses keseluruhan dari belajar dan pembelajaran dalam betuk tujuan pembelajaran yang spesifik, berdasarkan penelitian dalam teori belajar dan komunikasi pada manusia dan menggunakan kombinasi sumber-sumber belajar dari manusia maupun non-manusia untuk membuat pembelajaran lebih efektif.

Definisi menurut Para Ahli[sunting | sunting sumber]

  • Menurut Prof. Dr. Nasution, M.A. (1987: 20) Teknologi Pendidikan adalah media yang lahir dari perkembangan alat informasi yang digunakan untuk tujuan pendidikan.
  • Teknologi Pendidikan adalah pengembangan, penerapan, dan penilaian sistem- sistem, teknik, dan alat bantu untuk memperbaiki dan meningkatkan proses belajar manusia.
  • Menurut Prof. Dr. Yusufhadi Miarso, M. Sc. (1986: 1) Teknologi Pendidikan merupakan proses yang kompleks dan terpadu yang melibatkan orang, prosedur, ide, peralatan, dan organisasi untuk menganalisis masalah mencari jalan pemecahanya, melaksanakan, mengevaluasi, dan mengelola pemecahan masalah yang menyangkut semua aspek belajar manusia.
  • Teknologi Pendidikan merupakan suatu bidang garapan khusus yang berkepentingan mengatasi permasalahan belajar pada manusia, dengan memanfaatkan berbagai macam sumber insani dan non-insani dan menerapkan konsep sistem dalam usasha pemecahannya itu.
  • Definisi awal Teknologi Pendidikan (1920), Teknologi Pendidikan dipandang sebagai media, media ini sebagai media pembelajaran visual yang berupa film, gambar, dan tampilan media ini menampilkan suatu mata pelajaran.
  • Teknologi Pendidikan (1960) dipandang sebagai suatu cara untuk melihat masalah pendidikan dan menguji kemungkinan- kemungkinan solusi dari permasalahan tersebut.
  • Teknologi Pendidikan (1970) adalah suatu cara yang sistematis dalam mendesain, melaksanakan, dan mengevaluasi proses keseluruhan dari belajar dan pembelajaran dalam bentuk tujuan belajar yang spesifik.
  • Menurut AECT (1972) Teknologi pendidikan adalah satu bidang atau disiplin dalam memfasilitasi belajar manusia melalui identifikasi, pengembangan, pengorgnasiasian dan pemanfaatan secara sistematis seluruh sumber belajar dan melalui pengelolaan proses kesemuanya itu.
  • Menurut AECT (1977) Teknologi Pendidikan adalah proses kompleks yang terintegrasi meliputi orang, prosedur, gagasan, sarana dan organisasi untuk menganalisis masalah dan merancang, melaksanakan, menilai dan mengelola pemecahan masalah dalam segala aspek belajar manusia.
  • Menurut AECT (2004) Teknologi pendidikan adalah studi dan praktik etis dalam upaya memfasilitasi pembelajaran dan meningkatkan kinerja dengan cara menciptakan, menggunakan atau memanfaatkan, dan mengelola proses dan sumber-sumber teknologi yang tepat.
  • Menurut AECT (2008) Teknologi Pendidikan adalah studi dan etika praktik untuk memfasilitasi pembelajaran dan meningkatkan kinerja dengan menciptakan, menggunakan, dan mengelola proses teknologi yang sesuai dan sumber daya.




SELAMAT DATANG DI TEKNOLOGI PENDIDIKAN


WEBSITE INI BERTUJUAN UNTUK MENYIMPAN BAHAN AJAR TEKNOLOGI PENDIDIKAN UNTUK MENYIMPAN SELURUH MATERI, MAKALAH, DAN PRODUK-PRODUK PEMBELAJARAN.